Showing posts with label budaya. Show all posts
Showing posts with label budaya. Show all posts

Tuesday, March 9, 2021

Bagaimana Bumi kita terasa?

     Antara ilmu dan fakta sering terasa kontra, itulah yang kita alami sekarang. Ada yang merasakan bumi ini bulat, tapi faktanya datar. Ada juga yang merasakan bumi ini datar, tapi faktanya bumi ini bulat. 

    Itulah ilmu dunia, semua seolah olah nyata, fakta dan terasa kebenarannya, namun sesungguhnya nanti suatu ketika akan berubah kebenarannya seiring dengan pengetahuan manusia. Hakikatnya semesta ini di ada- adakan dari yang sebenarnya belum ada oleh yang Maha tiada. Tetapi Dia yang Maha ada sesungguhnya. Yang sepertinya banyak tapi Dia lah saja yang tunggal yang memperbanyakNya. 

    Bumi yang kita tempati ini pun terasa di hamparkan karena itulah yang kita rasakan dan faktanya memang seperti itu. Lalu apakah ada rasa yang lain yang faktanya menunjang seperti itu?

    Hari ini saya berjalan-jalan dengan Earth Buatan google yang betul-betul seperti bola bentuknya. Dan ternyata penjelasan dari space dot com tidak merepresentasikan bentuk Earth dari google tersebut.

Mari kita simak penjelasan dari space dot com/17638-how-big-is-earth.html:


Dan cuplikan video earth dari google:


    Mengisyaratkan bahwa ilmu itu nomor satu untuk memantapkan rasa dari iman. Seperti kita belajar tentang hal yang sebelumnya tidak kita ketahui dan menjadi merasa tahu, tapi ternyata dari pengetahuan itu menjadi tahu bahwa kita sesungguhnya banyak yang tidak tahu. Dari merasakan tidak banyak yang tahu menjadi yakin bahwa ternyata ada yang namanya Maha mengetahui. Kaum atheis menjadi terlihat kebodohannya ketika memikirkan penciptaan manusia atau semesta, mereka meyakini bahwa kita ini ada dari ketiadaan, tiba tiba mak bedunduk ada yang namanya manusia. Bagaimana mungkin secara akal bisa dibenarkan sesuatu ada dari hal yang tidak ada? Pasti secara logika manusia atau semesta ada pasti ada yang mengada-adakan. Sesuatu yang tidak ada pun juga pasti ada yang mengadakan ketiadaan sesuatu itu atau ada yang menghilangkan. Di sini lah akar permasalahan dan tercerahkannya kaum atheis menjadai percaya "ada" yang namanya Tuhan.

Kemudian setelah tahu yang namanya Tuhan, timbul pertanyaan lagi, lalu ada berapa Tuhan? Setelah berpikir lamaa.... kita tahu bahwa pasti ada yang merajai kalau kita mengira ada banyak Tuhan bukan?. Baiklah kalau pikirannya ada yang paling kuat, lalu siapakah Dia? yang Maha Kuat itu?.

Bagaimana Dia bisa menjelaskan kalau Dia yang Maha Kuat (yang Merajai alam semesta).  Pasti mengutus  makhluk ciptaan-Nya yang bisa diperdengarkan atau diperlihatkan sekaligus menunjukkan kekuasaan-Nya atas kehendak-Nya pula menunjuk makhluk untuk bisa tahu akan diriNya. Kita tahu yang disebut Nabi adalah pilihan-Nya spesial hanya untuk dirinya tanpa ada pengikutnya dan Rasul atau Sang pembawa pesan yang memiliki pengikut. Barang siapa mengikutinya, maka lurus lah jalannya sesuai yang di kehendaki-Nya. 

Maka ketika manusia mensifati-Nya hanya bisa dari perumpamaan yang pernah manusia temui dan rasakan dan itu telah dijelaskan-Nya dengan sesuai kata-katanya kepada kekassih-Nya, yaitu para Nabi dan Rasul. Sama halnya diantara manusia pasti ada juga pemimpinnya dan untuk alam semesta Dia lah pemimpin tunggalnya yang menyebutkan dirinya kepada manusia dengan sebutan Allah.

Sehingga penjelasan terperinci ada pada Nabi dan Rasul, dan Rasul memiliki petunjuk atau kitab-kitab yang sengaja ditulis untuk generasi berikutnya. Dari kisah yang pernah kita diperdengarkan oleh Bapak, Ibu, Saudara, Guru atau Pemimpin suatu agama kisah itu berlanjut turun-temurun. Ada yang asli dan ada yang terganti oleh kesengajaan maupun tidak. Dari penjelasan-penjelasan kitab-kitab ada yang yang terasa sekali perbedaanya dan inilah yang menyebabkan ada beberapa aliran dari suatu agama. 

Yang sesungguhnya agama hanya ada satu yang disebutkanNya yaitu Islam.

Secara detail Dia menggambarkan seperti apa diriNya:

1. Tunggal hanya Dia yang layak disembah, karena yang lain bukan Tuhan.

2. Semua isi alam semesta bergantung kepada-Nya.

3. Tidak beranak dan juga tidak diperanak (tiada bapak dan ibu), karena Dia yang paling awal.

4. Tidak ada sesuatu apapun yang serupa dengan diriNya. Jadi kalau ada yang mengira Tuhan punya tempat untuk duduk, bertempat pada anu, maka anunya itu tidak benar. Karena Dia meliputi segala sesuatu.

Maka sebenarnya Ikhlas untuk menerima semua itu bukan hal yang sulit, apalagi memberi karena sejatinya apa yang kita peroleh atau kita klaim kita miliki ini bukan milik kita, itu juga diberi.

Yang menyebabkan merasa tidak ikhlas adalah karena itu dari keringat kita, dan ternyata salah lagi kalau kita berpikirnya seperti itu, harusnya malah bersyukur kita ditakdirkan bisa berkeringat, coba kalau tidak bisa berupaya atau diam tidak mampu bekerja, pasti mengharapkan pemberian dari orang lain. Jadi Bersyukur kita ditakdir oleh-Nya bisa dapat ini dan itu bisa bekerja ini dan itu akhirnya bisa mendapat sesuatu yang diinginkan.

Ikhlas itu dari-Nya kembali kepada-Nya. Bagaimana bisa kembali? dengan cara menyembah-Nya di waktu sedang Memuji-Nya agar kita mendapati Ridho-Nya.

Kalau hakikat atau logika kita benar ya pasti benar apa yang dirasakannya.

Logika kemarahan saja benar karena emosi, apa bisa anda marah tanpa beremosi? dengan senyum pun masih terbakar rasa di hati? :)

Itu hanya ilustrasi, Hidup ini hanya senda gurau belaka.  Yang terasa pasti bisa saja berganti seiring tempat dan waktu, namun satu yang tak bisa terganti....

Apa yang Anda Yakini.

meskipun juga bisa berganti jika logika Anda salah sendiri, atau sedang tidak mau berlogika?

ya berarti tidak sedang ingin mencari ilmu. Menunggu hidayah?

semua sudah dikasih hidayah, tinggal menjemput taufik-Nya. Bagaimana dapat Taufik kalau tidak mau menuntut ilmu?

buktinya sudah dikasih akal, ini bukti semua sudah dikasih hidayah. 

Makanya dipakai akalnya biar dapat ilmu, kalau sudah dapat ya pasti dapat yang namanya hidayah. 

Semua ada di kitab, baca-baca lagi yuk.... semua kitab ya... dan dipakai akalnya... :) jangan emosinya. Demikianlah,,,,







Wednesday, December 30, 2020

Kata Bijak Budayawan

 1. “Surga itu gak penting, fokuskan dirimu hanya pada penyembahan kepada Allah, karena hanya dengan rahmatnya akan menjadi penting.”

2. “Tidak apa-apa kalau ilmu agamamu masih pas-pasan, itu malah membuatmu menjadi rendah hati. Banyak orang yang sudah merasa tahu ilmu agama, malah menjadikannya tinggi hati.”

3. “Yang penting bukan apakah kita menang atau kalah, Tuhan tidak mewajibkan manusia untuk menang sehingga kalah pun bukan dosa, yang penting adalah apakah seseorang berjuang atau tak berjuang.”

4. “Aku menyebut diriku muslim saja aku tidak berani, karena itu merupakan hak prerogatifnya Allah untuk menilai aku ini muslim atau bukan.”

5. “Agama kurang diperkenalkan sebagai berita gembira dan janji cinta, melainkan sebagai tukang cambuk, pendera dan satpam otoriter.”

6. “Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.”

7. “Dakwah yang utama bukan berupa kata-kata. Melainkan dari perilaku. Orang yang berbuat baik sudah berdakwah.”

8. “Sunnah Rasul  yang paling mendasar adalah akhlaknya, bukan kostumnya. Orang yang disukai Tuhan adalah orang yang menyebut dirinya buruk, biso rumongso (bisa merasa beremphati), enggak rumongso biso (merasa paling bisa).”

9. “Ketika yang lebih dicari bukanlah kebaikan melainkan kekayaan, yang lebih diburu bukanlah keluhuran melainkan kenyamanan, hingga pada posisi seperti itu akan selalu merasa lebih tinggi derajat dibanding orang kecil.”

10. “Hidup ini bukan perkara sukses atau tidak, bukan menang atau kalah. Tapi Hidup didunia ini apakah aku bertahan berjuang untuk selalu bergantung pada Allah dalam keadaan apapun juga.”


Allah tempat bergantung segala sesuatu... Allah satu-satunya rajanya manusia untuk disembah... Hanya Allah yang bisa menolong dan dijadikan tempat untuk meminta pertolongan agar diri kita layak untuk ditunjukkan ke jalan orang-orang yang telah diberi nikmat atas mereka, bukan jalan yang dimurkai lagi tersesat.

Tugas manusia hanya menyembahNya dengan mengEsakanNya dan dengan segala aturan mainNya. melalui kitab-kitab-Nya penuntun bagi orang-orang yang mengupayakan ketaatan kepadaNya, dengan cara mengimani yang Ghaib (hal yang belum nyata terlihat oleh panca indera manusia seperti kebangkitan, surga dan neraka), mendirikan Sholat, Menafkahkan sebagian rezeki untuk jalan menaati Allah, Mereka inilah yang pasti mendapati petunjuk dari Tuhannya.

Bagi mereka yang kafir sama saja, kamu beri peringatan maupun tidak kamu beri peringatan mereka tidak juga akan beriman. tugas akhirmu hanya menyampaikan, Allah yang mengunci hati mereka.

Bagi mereka yang munafik, Mereka hendak menipu Allah, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri. Perumpamaan sifat orang munafik itu seperti orang yang menyalakan api dalam kegelapan, hingga dia bisa melihat, merasa nyaman dari apa yang ditakuti, Allah pun memadamkan cahaya yang menyinarinya, hingga tidak dapat melihat apa yang ada disekelilingnya, tidak tahu jalan dalam kecemasan yang dalam. Jika mereka akan mati akan ditimpa rasa ketakutan dan azab. Na'udzubillahimingdzaalik.



Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang dikehendakiNya.

Wednesday, April 24, 2019

Ucapan yang pas untuk pujian kepada Allah

Jika melihat keindahan, kemegahan, maka ucapkan maasyaAllah
jika melihat sesuatu yang kotor atau tidak enak dilihat maka ucapkan subhanallah
jika melihat atau mendengar kehebatan seseorang ucapkan alhamdulillah
jika menerima sesuatu yang bermanfaat ucapkan alhamdulillah
jika melihat atau merasakan sesuatu yang kecil, ketidak berdayaan, kelemahan ucapkan allahuakbar
dan jika merasa kuat, energi yang dahsyat, bersemangat maka ucapkan Laa haulawalaa quwwata illa billah. Demikianlah ucapan yang pas untuk pujian dan keagungan kepada Allah semoga bermanfaat, rasakan kemantapan spontanitas dzikrullah.


Wallahua'lam bishowab.

Sunday, October 14, 2018

Masakan daun kellor yang berkhasiat banyak


Daun kelor namanya, ya daun ini jarang ditemukan di perkotaan karena sudah jarang yang suka dengan masakan daun kelor, padahal daun ini banyak manfaatnya. Bau daun ini menurut pengalaman saya bisa membuat orang cepat mengantuk dan berikut 10 manfaat lainnya:

1. Anti kanker
    Menurut penelitian dari barat dalam jurnal food and chemical toxicology, extract kelor mencegah pertumbuhan sel sel kanker dan sekaligus mencegah datangnya sel kanker.

2. Anti peradangan
    Jika daun ini dapat mengurangi peradangan, sudah tentu karena adanya anti-inflamasi yang terkandung dalam daun kelor, oleh sebab itu peradangan terjadi karena tubuh merespon terhadap infeksi atau cidera yang terjadi. Kandungan anti-inflamasi inilah yang berperan penting untuk mencegah terjadinya peradangan.

3. Anti diabetes
    Tingginya seng dalam daun kelor adalah faktor utama mineral untuk memproduksi insulin.

4. Anti stres
    Nah ketika kita merasa stres tubuh akan memproduksi toksin dan mengurangi adaptogen. Dengan memakan daun kelor adaptogen akan muncul secara alamiah dan melindungi dari toksin. Jadi tubuh anda akan dipaksa untuk rileks kembali.

5. Menurunkan kolesterol
    
6. Menurunkan gula darah
7. Mengobati arthritis
8. Menyehatkan mata
9. Menyehatkan pencernaan

10. Sumber antioksiden yang banyak

Nah Karena memang banyaknya kandungan antioksidan, maka vitamin A, kalsium, zat besi, kalium, dan serat. Bahkan, bagian akar, biji, bunga, dan daunnya pun memiliki berbagai tingkat lemak sehat dan flavonoid untuk melawan penyakit.

Sungguh banyak ulasan tentang daun moringa, pakar kesehatan dari negara lain juga banyak yang terpesona dengan khasiat daun kelor ini. 

Kadar mineral yang tinggi juga meresap pada daun ini, bubuknya pun bisa dibuatin untuk masker wajah untuk memperlambat penuaan dini.

Mari Kita jadikan sayur bening kelor sebagai hidangan wajib disetiap minggu sekali, seperti tahu tempe yang setia dihidangkan saat sarapan setiap hari.

Thursday, May 31, 2018

Cerita sejarah rokok dan kretek

Sengonik.blogspot.com – Sejarah rokok sampai dengan ide munculnya iklan “ROKOK MEMBUNUHMU” dan rokok masih tetap diproduksi karena pabriknya tidak ditutup oleh pemerintah?
prologue
Timbul pertanyaan yang butuh penjelasan secara runtut sampai ke akar masalahnya. Riset juga yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan dan gangguan penyakit, bahkan ada yang membuktikan bahwa rokok itu bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit asma dan Parkinson. Tulisan ini saya buat hanya untuk menambah cakrawala wacana kita tentang rokok dan kretek, karena dua kata ini memiliki arti yang berbeda. Demikianlah….
Konon manusia di dunia yang pertama kalinya merokok adalah suku bangsa Indian oleh suku Maya, Aztec dan yang sekarang kita kenal sebagai Amerika, sejak lebih dari seribu tahun sebelum masehi. Tradisi membakar dan mengunyah tembakau dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan ritual penyembahan. Dan setelah kedatangan Columbus ke Amerika, tradisi merokok dengan membakar tembakau mulai dikenal di dataran Eropa. Namun rupanya seoarang diplomat asal Perancis bernama Jean Nicot lah yang memiliki andil paling besar dalam hal persebaran rokok di seluruh eropa. Bahkan kandungan utama di dalam rokok yakni nikotin juga diambil dari namanya (Nicot). Di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.

Apa beda rokok dengan kretek?
Rokok itu hanya dari tembakau dan beberapa zat yang ditambahkan untuk rasa, biasanya selalu memiliki filter dibagian yang dihisap. Sedangkan kretek adalah resep leluhur dari racikan rempah rempah lain seperti  habatusauda, cengkeh, kayu manis  yang dibakar untuk kemudian dihisap. Itu sebabnya, para leluhur zaman dulu jika batuk menghisap rokok yang berfungsi untuk meredakan asma dan batuk mirip in-healer sekarang ini dan dikenal dengan “rokok herbal”.
Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Asia.

Rokok di Indonesia
Tidak ada yang menyangkal bahwa perkembangan rokok di Indonesia berawal dari cerita kretek dari kota Kudus, Jawa Tengah. Nah sejatinya bukan rokok tapi kretek.
Lama kelamaan kebiasaan melinting rokok menjadi kegiatan kaum pria yang sangat populer. Dan karena meningkatnya permintaan, akhirnya rokok pun dijual dengan dibungkus klobot atau daun jagung kering. Dan karena ketika dihisap menghasilkan bunyi “kretek-kretek” akhirnya rokok cengkeh kreasi Djamari dinamakan rokok kretek. Model rokok jenis ini bertahan hingga Djamari meninggal pada tahun 1890.
Sepuluh tahun kemudian industri rokok kretek dikerjakan dengan serius dan profesional oleh Nitisemo dengan membuka pabrik rokok kretek pertama di Kudus pada tahun 1906 yang diberi nama “Tjap Bal Tiga”.

Logo rokok Tjap Bal Tiga milik Nitisemo

Namun kejayaan tak pernah berlangsung selamanya, seiring pecahnya perang dunia II di Pasifik serta munculnya banyak pesaing seperti Nojorono (1930), Djamboe Bol (1937), Djarum (1951) dan Sukun mulai memperburuk keadaan bisnis rokok Tjap Bal Tiga. Namun runtuhnya kerajaan kretek Nitisemo itu disebut-sebut adalah dikarenakan perselisihan diantara para ahli warisnya.
Konon berdirinya pabrik rokok kretek Minak Djinggo pada tahun 1930 juga merupakan faktor penting ambruknya rokok Tjap Bal Tiga. Pemilik rokok Minak Djinggo, Kho Djie Siong, adalah mantan agen Bal Tiga di Pati, Jawa Tengah. Sewaktu masih bekerja pada Nitisemito, Kho Djie Siong banyak memetik informasi rahasia racikan dan strategi dagang Bal Tiga dari M. Karmaen, kawan sekolahnya di HIS Semarang yang juga menantu Nitisemito.
Demikianlah, hingga saat ini rokok menjadi komoditas paling menjanjikan dan menyumbang pemasukan yang sangat besar terhadap negara melalui pajaknya.

Sumber:  sains.me/sejarah-rokok/

Munculnya iklan  “rokok membunuhmu”

Sadarkah Anda bahwa pertarungan politik bisnis internasional menyebabkan Indonesia kehilangan kekayaan negeri sendiri? Sebab dulu, Indonesia yang pernah berjaya dengan penjualan minyak mandar (kopra), gula, garam, jamu dan kretek  kini telah diluluh lantakkan dengan bombardir minyak sayur, gula rafinasi, garam yodium dan rokok.

Taukah Anda Bahwa balik logika kesehatan itu ada keserakahan kaum kapitalis asing yang hendak menguasai bisnis global di bidang kretek? Sebelum kita menulisnya, kita akan mencoba menengok sejarah tentang beberapa hal di atas.


Anda ingat sejarah tahun 1960 tentang minyak kelapa? di daratan Sulawesi  adalah hamparan pulau kelapa yang menjadi tambang hidup rakyat. Kelapa sering disebut emas hijau berkibar-kibar di sepanjang jazirah Sulawesi, hingga tiba badai jatuhnya harga kopra dunia ditahun 1980. Ditambah dengan derasnya kampanye perang anti kelapa, benar-benar mengubur minyak kelapa. Pada tahun 90-an, negeri  Amerika, getol mengampanyekan bahaya minyak kelapa bagi kesehatan. Sebagai gantinya diperkenalkanlah minyak kedelai yang lebih bersahabat dengan kesehatan. Berabad-abad nenek moyang menggunakan minyak kelapa akhirnya takluk juga, karena mesin mesin industry mendukungnya membuatb pelan tapi pasti minyak kelapa akhirnya dijauhi, membuatnya tak laku dan industri inipun gulung tikar. Hal yang sama terjadi pada gula.

Anda ingat sejarah tahun 1930 tentang gula?  Ditahun ini  Indonesia produsen gula nomor dua dunia di bawah Kuba. Anda ingat-ingat ini ya, khususnya saat kita di era pertama kali krisis moneter terjadi. Sejak tuan International Monetary Fund (IMF) datang ke Indonesia tahun 1998, yang memaksa pemerintah melepas tata niaga, termasuk diantaranya gula, maka gula import membanjir.


Anda ingat sejarah tahun 1990 tentang garam?  Ditahun ini saudara kita bahkan mengekspor ke manca negara. Tapi sejak Akzo Nobel gencar kampanye garam yodium, pabrik-pabrik garam nasional bangkrut. Demikian pula halnya dengan jamu, dengan munculnya industry farmasi modern dan minimnya dukungan dari pemerintah tentang jamu herbal yang dengan kaca mata kudanya membungkus rapi dalam baju akademis dan kesehatan. Maka jangan kaget kalau jamu temulawak dipatenkan oleh anak perusahaan LG dari Korsel. Kampanye intenasional disambut layaknya karpet merah, sementara industri lokal yang menjadi korban kampanye minim disokong baik itu pinjaman, subsidi, tekonologi, riset, proteksi harga dll. Ujung-ujungnya karena tekanan duit dan duit… Materi dibalas materi. Kata orang bijak “Negara dibentuk atas dasar persamaan nasib dan sepenanggungan bukan persamaan materi yang mengakibatkan kita beda nasib dan ditanggung sendiri-sendiri.” Tembakau kini kian tersisih peredarannya seiring dengan aneka beleid baru yang membatasinya. Tak lama setelah Soeharto jatuh, menyeruaklah isu perlunya pembatasan kadar kandungan tar dan nikotin.

Dengan berlindung di balik isu kesehatan, beleid pembatasan tembakau akhirnya disahkan tahun 2009. Industri rokok kretek terpukul, sementara rokok putih diuntungkan. Dengan slogan "low tar, low nicotin", rokok kretek sempoyongan, sementara rokok putih yang menggunakan tembakau Virginia masih di atas angin, Padahal selama ratusan tahun rokok putih tak pernah bisa menggeser rokok kretek. Dalam buku "Membunuh Indonesia. Konspirasi Global Penghancuran Kretek" diulas tentang adanya perang global melawan tembakau. Kampanye anti tembakau sesungguhnya bermula dari persaingan bisnis nikotin antara industri farmasi dengan industri tembakau di Amerika Serikat. Perusahaan farmasi berkepentingan menguasai nikotin sebagai bahan dasar produk Nicotine Replacement Therapy (NRT).



Iklan "ROKOK MEMBUNUHMU" hadir Melalui Peraturan Pemerintah (PP) 109/2012, spirit PP tersebut menghancurkan industri kretek nasional untuk digantikan oleh rokok putih milik Phillip Morris dan BAT, dll.


Kampanye " ROKOK MEMBUNUHMU" Di sponsori oleh Bloomberg Initiative, sebuah lembaga berkedudukan di Amerika Serikat. Bloomberg Initiative mengumumkan bahwa lembaga itu menyeponsori (Membiayai) ilmuwan, kaum profesional, lembaga penelitian, lembaga yang mengamati produk dan kenyamanan hidup masyarakat yang membelinya, juga, termasuk, menyeponsori lembaga keagamaan, agar membuat fatwa haram atas rokok, maka jelas bahwa ada sesuatu tingkah laku yang mencerminkan keserakahan global.




Sumber: www.muslimoderat.net/2017/07/iklan-merokok-membunuhmu-konspirasi-asing-dan-aseng-membunuh-industri-indonesia.html

Beberapa kasus tentang manfaat kretek…
Berikut ini sebuah kisah tentang seseorang yang bernama Rida yang divonis mengidap kanker ganas, dan diharuskan untuk operasi. Dalam hasil USG, tingkat keparahan sudah mencapai tingkat 4A.
“Setelah pengobatan lima minggu, saya sudah bisa pergi ibadah umrah. Sejak saat itu, balurnya seminggu sekali,” sambung dia. Pengelola Rumah Sehat Malang, dr Saraswati menjelaskan, bahwa pengobatan melalui tembakau dikembangkan melalui temuan dari Dr Greta Zahar, seorang ahli fisika dan kimia asal Indonesia. Pengobatan melalui terapi balur ini di Jawa Tengah dibuka di Kota Semarang, Kudus, dan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Pengobatan melalui tembakau untuk membuktikan secara ilmiah bahwa segala yang dibuat oleh Tuhan mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh. Dalam kadar tertentu, tembakau bisa berfungsi secara baik untuk kesehatan. Kandungan nikotin dari bisa dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan. “Dalam nikotin itu kan ada aurum dan itu hal yang positif.
Saraswati menguraikan bahwa ada sisi positif dari tembakau yang bisa dieksplorasi untuk kesehatan. Tembakau yang dibuat untuk rokok kesehatan berbeda dengan rokok produksi pabrik. Tembakau yang dibuat diberi tambahan asam amino yang berfungsi untuk membunuh radikal bebas dari dalam tubuh. Racun dari dalam tubuh bisa muncul melalui saluran udara atau oksigen, pola makan, dan aktivitas keseharian lainnya. Pola mengeluarkan racun dari dalam tubuh, sambung Saraswati, bisa dilakukan melalui terapi, apakah melalui pola balur, rokok, hingga kopi.

Sumber: regional.kompas.com/read/2017/05/01/09295921/kisah.farida.wanita.yang.terselamatkan.hidupnya.karena.tembakau.1.

Divine cigarette
"Pemikiran saya, terciptanya rokok keretek yang dibuat nenek moyang kita dulu bukan tanpa dasar. Rokok kretek dibuat untuk obat batuk," Kata Sutiman B. Sumitro yang mengambil program doktor di Nagoya University, Jepang.
Dalam setiap zat pasti terkandung persenyawaan, dari dasar itulah penelitian dimulai. Menurut Sutiman, asap rokok berasal dari pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan ribuan komponen berbahaya. Dari komponen tersebut, berhasil ditemukan sekitar lima ribu komponen yang bisa diamati seperti aseton (cat kuku), toluidin (cat) metanol (spiritus bakar), polonium (bahan radioaktif), arsen (racun tikus), serta toluene (pelarut industri). "Hipotesis saya, radikal bebas dari asap rokok memang berbahaya. Tapi, komponen racun yang terkandung itu bisa diminimalisasi," 
Dari penjelasan beliau bisa diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud adalah rokok industry yang notabene dari zat-zat additive yang memang ditambahkan untuk mengurangi “low tar and nicotine”.
Sangat berbeda dengan kretek yang memang sengaja dibuat secara alami dan tanpa penambahan zat additive hanya untuk mengejar slogan “low tar and nicotine”.

Sumber: www.jpnn.com/news/profesor-sutiman-bambang-sumitro-penemu-filter-rokok-sehat

Mengapa Industri kretek menjadi sasaran Amerika?.
Karena Industri ini disasar karena sudah memberikan sumbangan berharga bagi struktur ekonomi Indonesia. Kekuatan industri kretek itu setidaknya karena beberapa hal ini:

  1.  Tumbuh berkembang dan bertahan lebih dari satu abad tanpa ketergantungan modal pada Negara.
  2.  Menggunakan hampir 100% bahan baku dan konten lokal.
  3.  Terintegrasi secara penuh dari hulu ke hilir dengan melibatkan tak kurang dari 30,5 juta pekerja langsung maupun tak langsung.
  4. Industri melayani 93% pasar lokal. Dengan karakter sekokoh itu, tak ayal industri kretek menjadi salah satu prototipe kemandirian ekonomi nasional.
Kekuatan inilah yang diincar neo-kolonialis gaya baru ingin menguasai industri rokok, tapi dengan mematahkan ketangguhan industri kretek Indonesia. Caranya lewat kampanye ANTI ROKOK Sekarang “ROKOK MEMBUNUHMU.

Sumber Info : Buku Membunuh Indonesia. Konspirasi Global Penghancuran Kretek

Penulis: Abhisam DM, Hasriadi Ary, Miranda Harlan
Penyunting: Abhisam DM
Penerbit: Kata Kata Terbit: Desember 2011


Selanjutnya kita simak untain kata dari tokoh sang pencerah:  Mbah NUN>>
Bukan kata-kataku yang menyebabkanmu mendapatkan ilmuku tapi kedekatan dirimu dengan Tuhanmu. Dan bukan karena ilmumu yang menjadikanmu sombong, tapi karena kelalaianmu terhadap Tuhanmu. Cari dan risetlah secara ilmu agar engkau tau bahwa cakrawala kehidupan begitu luasnya sehingga bertambah imanmu.
  1. Merokok membunuhmu, siapa yang menulis? Dinas kesehatan... Dinas kesehatan itu termasuk bagian dari pemerintah. Kenapa pemerintah mengizinkan pabrik yang membunuh orang berdiri? Kenapa kok tidak dia dibubarkan? Jadi pemerintah mengizinkan pabrik rokok untuk membunuh penduduknya. Kalau memang rokok itu membunuhmu kenapa tidak dibubarkan? Boleh nggak pemerintah mengizinkan pembunuhan? Ohh jadi karena melirik pajaknya? Tidak apa-apa rakyatnya meninggal yang penting dapat pajak, begitu? Gimana maksudnya itu?...
  2. Pelajari secara kimia, secara medis, secara farmasi. Rokok itu zat apa saja, bahayanya dimana, manfaatnya dimana? dan seterusnya bedanya rokok dengan krating daeng, coca-cola, gula, pelajarilah sebelum berbicara. Saya tidak menganjurkan anda untuk tidak merokok dan juga merokok.Kenalilah dirimu, kenalilah harta benda Allah, kenalilah tanaman-tanaman Allah, kenalilah kesehatanmu sendiri. Simak videonya yang lengkap disini.
Sebaiknya kita pelajari batasan batasan terhadap diri kita masing-masing.

Thursday, May 3, 2018

Arti salaam sesungguhnya

Salam adalah budaya alam semesta, karena hewan dan tumbuhan juga mengucap salam dengan caranya sendiri. Salaman adalah interaksi dua makhluk untuk saling menegur sapa dan mendoakan yang baik. Budaya salaman berkembang dalam setiap kultur makhluk hidup.

Dalam Islam kata salaam berarti damai, jadi awalan untuk berinteraksi dengan dua makhluk atau lebih agar dapat berhubungan dengan baik wajib mengucap salam. Seiring dengan perkembangan gaya hidup dan kata-kata manusia yang ingin berbeda antara satu kelompok dengan kelompok yang lain, mereka memodifikasi sekemauannya sendiri asal cocok dan menunjukkan member identity menurut mereka.

Sesungguhnya sebaik-baiknya salam adalah menurut Islam, yaitu Salaamu'alaikum (peace be upon you and you will say upon you be peace).